FLORESPOS.ID – Pasien terkonfirmasi positif virus corona di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menurun.

Pada Selasa (23/6), Pemerintah Provinsi NTT, dalam hal ini Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan bahwa ada 6 pasien sembuh baru.

Keenam pasien sembuh tersebut berasal masing-masing 4 pasien dari Kabupaten Ende dari transmisi lokal; 1 pasien dari Flores Timur dari klaster Lambelu; dan 1 pasien dari Sumba Timur dari klaster STT Sangkakala.

Dengan penambahan kesembuhan baru, maka kini Provinsi NTT tinggal memiliki 34 pasien yang masih dirawat, turun dari sebelumnya 39 pasien seperti dilaporkan pada Senin (22/6).

Dengan kesembuhan empat pasien baru, maka Kabupaten Ende kini telah memasuki zona hijau, alias bebas dari Covid-19.

Demikian halnya dengan Flores Timur, dengan kesembuhan pasien terakhir ini, maka kabupaten ini sudah masuk zona hijau.

Selain Ende dan Flotim, satu kabupaten lain yang sudah memasuki zona hijau adalah Rote Ndao, yang memiliki 2 kasus, namun kedua pasien positif tersebut semuanya sudah sembuh.

Satgas Covid-19 NTT juga melaporkan bahwa ada penambahan satu pasien positif dari Kota Kupang, dari transmisi lokal.

Secara akumulasi, total kasus Covid-19 di Provinsi NTT menjadi 112 kasus, dengan 77 sembuh, 1 meninggal dan 34 sedang dirawat.

Rincian Kasus Covid-19 NTT

Adapun rincian 112 kasus Covid-19 di NTT adalah seperti berikut:

  1. Kota Kupang: 34 kasus, 26 sembuh, 1 meninggal, 7 dirawat
  2. TTS: 4 kasus, 4 dirawat
  3. Rote Ndao: 2 kasus, 2 sembuh
  4. Ende: 12 kasus, 12 sembuh
  5. Sikka: 27 kasus, 17 sembuh, 10 dirawat
  6. Flores Timur: 2 kasus, 2 sembuh
  7. Manggarai: 1 kasus, 1 dirawat
  8. Mabar: 16 kasus, 7 sembuh, 9 dirawat
  9. Sumba Timur: 10 kasus, 8 sembuh, 2 dirawat
  10. Nagekeo: 3 kasus, masih dirawat

Sementara itu, secara nasional Satgas Covid-19 melaporkan total kasus di Indonesia sebanyak 47.896 kasus, bertambah 1.051 kasus baru pada Selasa kemarin.

Dari jumlah ini, ada 19.241 pasien telah sembuh dan 2.535 pasien meninggal dunia. Sementara yang masig dirawat sebanyak 26.120 pasien, tersebar di 34 provinsi dan 442 kabupaten/kota.

Sementara itu secara global ada 9,3 juta penduduk telah terinfeksi, dengan 479.816 pasien meninggal dan 5 juta telah sembuh.*