KUPANG, FLORESPOS.ID – Suhu politik tanah air kembali memanas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilangsungkan pada 9 Desember mendatang.

Meskipun tengah berada di antara masa transisi pandemi virus corona, tiap partai politik mulai menyusun strategi untuk menentukan kandidat terbaik menuju tahapan Pilkada.

Salah satunya dilakukan Partai Partai Nasional Demokrat (Nasdem). Di mana untuk maju dalam Pilkada serentak di Provinsi NTT, partai bentukan Surya Paloh ini telah mengantongi enam kandidat, dari total sembilan kandidat untuk 9 kabupaten yang melaksanakan pesta demokrasi lima tahunan di NTT tahun 2020.

Keenam kandidat atau bakal calon Bupati-Wakil Bupati itu telah ditetapkan secara resmi melalui serangkaian tahapan penilaian dan evaluasi yang matang selama beberapa bulan terakhir.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bappil) DPW Partai Nasdem Provinsi NTT Alexander Ena memaparkan, keenam pasangan calon tersebut tersebar di enam kabupaten di Provinsi NTT.

Mereka adalah pasangan Kamilus Deno-Victor Madur (Kabupaten Manggarai), Niga Dapawole-Gregorius Pandango (Sumba Barat), Nikodemus Rihi Heke-Yohanis Uly Kale (Sabu Raijua), Khristofel Praing-David Melo Wadu (Sumba Timur), Edistasius Endy-Yulianus Weng (Manggarai Barat), dan Stef Bria Seran-Wandelinus Taolin (Kabupaten Malaka).

“Untuk enam pasangan calon ini sudah ada penetapan dari DPP Partai Nasdem. Karena itu mereka sudah melakukan proses di kabupaten masing-masing sesuai ketentuan yang diatur dalam PKPU 5/2020,” ujar Alex dalam sebuah rapat virtual bersama 9 DPD Nasdem yang akan menggelar Pilkada serentak, Sabtu (20/6).

Nasdem: 3 Kabupaten Masih dalam Proses

Alex menambahkan bahwa untuk tiga kabupaten lain, yaitu Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Belu dan Ngada, DPW Nasdem saat ini masih dalam proses untuk penetapan pasangan calon.

Hal itu lantaran di beberapa daerah tersebut masih ada lebih dari satu bakal calon yang melamar lewat pintu Partai Nasdem.

“Untuk tiga Kabupaten ini masih dalam proses di kabupaten masing-masing. Ini karena pelamarnya lebih dari satu pasangan, bahkan ada yang perorangan. Karena itu masih berproses,” imbuhnya.

Karena itu, Alex mengatakan bahwa pihaknya tetap menghargai dinamika politik yang terjadi di masing-masing daerah.

Dalam waktu dekat, kata Alex, DPP akan segera menetapkan pasangan calon untuk maju di Pilkada di 3 kabupaten yang tersisa.*