Tsamara Amany Alami Pelecehan Seksual

Florespos.id – Tsamara Amany sudah memutuskan untuk mundur dari ketua partai PSI pada April 2022.

Ia juga meninggalkan segala urusan politik setelah lima tahun berkarir di dunia politik.

Tsamara pun mengungkapkan pengalaman-pengalaman buruknya selama berpolitik, dari masalah dihujat hingga mengalami pelecehan seksual.

Baginya masalah-masalah itu kemudian menjadi kompleks yang pada akahirnya memutuskan untuk keluar dari partai PSI.

Baca: Polisi Jemput Paksa, Nikita Mirzani: Kasusnya Apa? Dibayar Berapa Kalian?

Alami Pelecehan Seksual Setiap Hari

Cerita pengalaman dan alasan keluar dari partai PSI diceritakan Tsamara saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier, Kamis (16/6/2022).

Ketika Deddy Corbuzier menanyakan tentang mengapa dirinya memutuskan keluar dari PSI, Tsamara mengaku punya alasan yang kompleks.

“Rasa keluar partai sih, kompleks. Karena secara bersamaan kan PSI aku bantu besarin. Pasti sedilah. Tapi secara bersamaan juga aku ngrasa excited, karena ini ‘it is new challenge for me. Jadi ini tantangan baru. Yah excited aja sih aku ngerasa ngeliat apa nih tantangan-tantangan baru yang akan aku lakukan,” ungkap Tsamara.

Tsamara juga mengungkapkan pengalamannya selama berpolitik yang mengalami sejumlah perlakuan yang kurang baik.

Mulai dari dikata-katain, diancam mau dibunuh, hingga mengalami kekerasan seksual.

“Selama lima tahun dalam politik itu, udah mengalami semuanya Bang Deddy. Udah biasa dikatain, diancam mau dibunuh, diintimidasi ketika caleg, diharas karena perempuan biasa lebih sering di-harass ketika berpolitik,” aku Tsamara.

Alami Pelecehan Seksual Setiap Hari
Instagram.com/@tsamaradki

Baca: Lepas Hijab Demi Miss Popular, Caca: Senang Banget

Kekerasan seksual yang dialami Tsamara bahkan terjadi setiap hari melalui media sosial.

“Setiap hari sih. Kalau misalnya pun Bang Deddy sampai lihat hari ini di twitter, di medsos aku yah, harassmant itu real banget tuh,” lanjut Tsamara.

Ketika ditanya seperti apa saja contoh pelecehan seksual real yang dialami Tsamara.

Mantan ketua PSI itu pun mengaku jika pelecehan terhadap dirinya selalu berupa komentar terkait ketubuhan hingga relasi seksual dengan suaminya.

“Iya misalnya mengomentari ketubuhan aku. Atau bahkan mengomentari misalnya relasi seksualku sama suami aku tuh sesuatu yang dibahas tuh di sosmed. Iya misalnya bicara soal badan gitu kaya ‘Ah Tsamara tuh gak menariklah kalau misalnya untuk diajak dalam relasi seksual’, ke gitu-gitu ngerti gak,” ungkap Tsamara.

Perihal pelecehan seksual yang dialami oleh politisi, wanita yang bernama lengkap Tsamara Amany Alatas itu menjelaskan jika mayoritas pelecehan seksual terjadi pada politisi perempuan.

“Menurut aku sih itu masalah yang serius sih. Dan mayoritas tuh selalu terjadi sama politisi perempuan,” lanjut Tsamara. ` `