Prilly Latuconsina Soal Teman

Florespos.id – Pengakuan mengejutkan Prilly Latuconsina mengenai persahabatan diungkapkannya secara blak-blakan dalam sesi obrolan baru-baru ini.

Prili mengaku jika banyak orang membangun pertemanan hanya untuk memanfaatkan kepopularitasan orang lain.

Selain itu, ada juga yang sering menikam temannya dari belakang, dengan membicarakan nama teman di belakang layar.

Hal-hal ini membuat Prilly merasa perlu untuk membatasi lngkungan pertemanannya, agar dirinya sendiri menjadi lebih baik.

Percuma Kita Saling Follow Tapi Lu Ngomongin Gue di Belakang
Instagram.com/@rumpi_gosip

Baca: Bintangi Film Thailand, Rio Dewanto: Ada Bebenaran yang Akan Terungkap Hanya dalam Kematian

Lu Ngomongin Gue di Belakang, Goodby

Video obrolan Prilly Latuconsina di youtube diunggah kembali oleh akun instagram @rumpi_gosip pada Rabu, 4 Mei 2022.

Prilly mengaku jika dirinya kini membatasi lingkungan pertemanannya dan berusaha menghindari teman-teman yang vibesnya negatif.

“Aku sekarang jadinya sangat membatasi circle pertemanan, kalau misalnya ada aku ngumpul nih terus sama orang ini vibesnya nggak cocok udah aku nggak mau temenan lagi,” ujar Prilly Latuconsina.

Apalagi jika orang yang memiliki vibes negatif tersebut memberikan dampak yang negatif buat kehidupan Prilly, maka otomatis akan ditinggalkannya.

“Tapi kalau vibes-nya udah nggak enak, dia udah memberikan dampak negatif ke aku aku langsung otomatis step back. Kalau ada orang bete banget nih ngomongin gue dibelakang udah goodbye,” sambung Prilly.

Tindakan Prilly tak hanya membatasi dirinya dari lingkungan pertemanan, tetapi juga di instagram ia akan unfollow orang-orang yang omongin namanya di belakang.

“Kadang aku unfollow, percuma kita follow followan tapi lu ngomongin gue dibelakang, bukannya baperan ya tapi kita tegas mementingkan diri kita sendiri,” imbuh Prilly.

Selain rencana pertemanan ke depan, Prilly juga mengungkapkan pengalaman pertemanannya yang dianggap toxic hingga membuatnya jatuh dan kemudian memantapkan keputusannya membatasi pertemanan dengan orang-orang.

“Aku pernah ada di toxic friendship dan relationship, dan membuat aku jatuh banget saat itu tapi toxic itu juga menjadikan diri aku kayak sekarang ini. Itu alasan aku membatasi circle pertemanan, aku gak ngatain orang itu toxic tapi toksiknya itu hubungannya antara kita,” tutup Prilly.

Artikulli paraprakBintangi Film Thailand, Rio Dewanto: Ada Kebenaran yang Akan Terungkap Hanya dalam Kematian
Artikulli tjetërTiga Tahun Bersama Ruben Onsu, Betran Peto: Onyo Takut Kehilangan Mereka