Hotman Paris Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Iqlima Kim

Florespos.id – Iqlima Kim, aktris sinetron sekaligus mantan asisten pribadi Hotman Paris, mengaku telah mengalami pelecehan seksual dari sang mantan bos, Hotman Paris.

Kabar tersebut disampaikan secara terbuka dalam konferensi pers Iqlima Kim bersama kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution di Kantor Ran Law Firm, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 29 April 2022.

Pada konferensi pers itu, melalui Razman, Iqlima diketahui telah mengalami pelecehan seksual di dalam mobil oleh Hotman Paris.

Iqlima Kim Alami Pelecehan Seksual
Tempo.com

Baca: Hotman Paris Peluk Aspri di Media Sosial, Disebut Masih Pantas Karena Sama-Sama Suka

Iqlima Kim dan Aspri Lain

Razman mengungkapkan bahwa dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Hotman Paris terhadap Iqlima Kim terjadi pada Februari 2022 lalu.

Kliennya mengaku mengalami pelecehan berupa verbal maupun non verbal, hanya saja tidak dijelaskan seperti apa detailnya pelecehan tersebut.

Atas dugaan pelecehan seksual itu, Razman Nasution meminta Hotman Paris untuk segera menemuinya dalam waktu 1 minggu ke depan, jika tidak dugaan pelecehan ini akan diteruskan ke polisi.

“Saya minta dengan tegas, Hotman Paris temui saya 7×24 jam. Jika tidak, maka persoalan ini akan disampaikan kepada media dan ke ranah hukum secara terang benderang,” ungkap Razman mengutip Tempo.co Jumat (29/04/2022).

Keberanian Iqlima Kim dalam mengungkap pengalaman naasnya ialah jawaban jika para asprinta memang telah mendapatkan perlakuan tidak wajar.

“Kehadiran Iqlima di sini dan saya adalah sebagai jawaban, bahwa aspri-aspri yang diumumkan oleh Hotman mendapat perlakuan yang tidak wajar, tidak pantas, tidak patut, tidak elok dan patut diduga keras telah melakukan pelecehan seksual terhadap Iqlima Kim,” kata dia.

Selain Iqlima, dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Hotman Paris, ternyata juga dialami oleh para asisten lain yang pernah tersebar di media sosial milik Hotman, meskipun kini sudah hapus.

“Hotman telah menghapus beberapa posting-an atau chating-an dan itu tidak bisa saudara hilangkan. Karena ada rangkaian posting-an yang lain, yang satu rangkaian peristiwa. Saudara menyuruh melakukan untuk kepentingan saudara, memuaskan birahi saudara, mengajak seseorang melakukan tindakan itu, adalah pelanggaran hukum,” ungkap Razman.

Artikulli paraprakJerome Polin Mengajar di Papua, Warganet: Kalo Gurunya Gini, Gue Gak Mau Lulus Sekolah
Artikulli tjetërDenise Chariesta Pindah ke Agama Islam Biar Lebih Tenang, Warganet: Jamin Gak?