JAKARTA, FLORESPOS.ID – Sukses sebagai Youtuber kreatif, dua kakak-beradik Jovial da Lopez dan Andovi da Lopez telah diundang ke beberapa media besar untuk diwawancarai, antara lain di Kompas TV dan SCTV serta masih banyak lagi program reality show lainnya.

Tidak hanya itu, kedua bersaudara asal Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur yang lahir dan besar di Jakarta ini juga merupakan aktor dalam satu film yang sempat menghebohkan publik Indonesia, yaitu Dilan 1991.

Berkat prestasi dan pencapaian itu, pada malam penutupan Pekan Kebudayaan Nasional, Sabtu (12/10), Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan mengundang keduanya untuk turut memeriahkan acara yang mempertemukan ribuan orang dari seluruh sudut Nusantara itu.

Barangkali kita bertanya-tanya, ada apa dengan keduanya. Seperti penyanyi cilik yang baru saja naik daun, Betrand Peto (juga asal Flores) diundang pada pembukaan PKN pekan lalu, pada momen penutupan PKN 2019, keduanya pun diundang.

Betrand diundang karena meski sebagai pendatang baru, ia memiliki karakter suara yang unik di usianya, bahkan pernah disandingkan dengan Judika dalam lagu “Jikalau Kau Cinta”.

Sementara, Jovial (29 tahun) dan Andovi (25 tahun), diundang tidak hanya karena sukses sebagai Youtuber kreatif lewat channel “SkinnyIndonesian24” atau aktor dan komedian.

Ternyata, kakak-beradik yang memiliki wajah mirip itu kreatif dan concern dalam memproduksi konten-konten Youtube yang bernuansa kebudayaan Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Hal itu dilakukan karena keduanya sadar, selama 8 tahun bergelut di YouTube, gaya penyajian konten mereka terlalu kebarat-baratan.

Pada penutupan PKN, Sabtu (12/10) malam, keduanya menampilkan dialog budaya dengan mengangkat isu-isu yang sedang hangat dibicarakan masyarakat Indonesia.

Diapresiasi Mendikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memandang, salah satu cara untuk membuat suatu kegiatan kebudayaan menarik adalah keterlibatan kaum milenial lewat aksi-aksinya yang seru dan kreatif.

Pada penutupan PKN, Menteri Muhadjir memberikan apresiasi kepada generasi muda yang berpartisipasi dalam PKN 2019 dan menampilkan ekspresi budaya mereka dengan improvisasi dan kreativitas gaya generasi milenial.

Menurutnya, ekspresi budaya kaum milenial dalam PKN 2019 menggambarkan perpaduan budaya klasik atau tradisional dengan budaya populer yang berkembang saat ini.

Ia melihat penampilan anak-anak muda di PKN 2019 berani melakukan improvisasi dan eksperimen budaya terhadap karya mereka, namun tetap konsisten menggunakan akar budaya yang ada di Indonesia.

“Ini harus kita hargai, patut kita apresiasi mereka. Karena kebudayaan pada dasarnya tidak bersifat statis, tapi dinamis, dan harus bisa merespons perkembangan yang ada. Budaya harus selalu diberi muatan yang baru agar selalu segar dan mengikuti zaman,” katanya di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10).

Ekspresi budaya generasi milenial menggambarkan alam pikiran mereka yang disandingkan dengan budaya Indonesia. Seperti halnya dengan kreativitas Yovial dan Andovi yang mencoba memasukkan unsur-unsur budaya ke dalam Youtube mereka.

“Bagaimanapun mereka dengan segala gaya milenialnya, gaya populernya, tapi tetap memiliki prinsip-prinsip nasionalisme yang sangat kuat. Bentuk keberanian mereka dalam melakukan eksperimen-eksperimen, tapi tetap bertolak pada akar budaya kita,” tuturnya.

Keunikan Yovial dan Andovi

Petualangan Jovial dan Andovi di dunia YouTube sudah berlangsung sejak lama. YouTube awalnya digunakan sebagai wadah untuk menyalurkan hobi. Hingga saat ini akun YouTube da Lopez sudah punya sekitar 2 juta subscribers.

Tak hanya itu, Jovial dan Andovi juga sama-sama terjun di dunia hiburan sebagai komedian dan aktor.

Lahir dari keluarga diplomat, membuat dua pria lulusan Universitas Indonesia (2012 dan 2017) ini pernah tinggal di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Denmark, Norwegia dan India.

Nama da Lopez yang melekat pada Jovi dan Andovi berasal dari nama marga sang ayah yang berasal dari Maumere, Flores, NTT. Sementara ibu mereka berasal dari Manado dan menjadi diplomat di beberapa negara.

Keduanya juga memiliki kontur wajah yang sangat mirip, sehingga membuat banyak orang kerap tertukar ketika bertemu dengan Jovial dan Andovi secara langsung.

Jovial dan Andovi terlihat sangat kompak. Keduanya kerap membagikan momen bersama di media sosial. Hobi mereka pun sama, yaitu bermin basket.*