Indra Kenza Ngaku Tidak Berniat Membohongi dan Menipu Korban

Florespos.id – Kasus penipuan Binomo Indra Kenz baru-baru ini mengaku bahwa dirinya tidak pernah berniat untuk menipu para korban.

Dirinya mengungkapkan hal tersebut ketika berada di Kejaksaan Negeri Tanggerag Selatan untuk diserahkan menyusul berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P21.

Indra Kenz mengaku tak bersalah dan secara terbuka ia sampaikan kepublik soal dirinya yang dituduh sebagai penipu atau telah merugikan banyak orang.

BacaDeddy Corbuzier Sebut Indra Kenz Monyet, Lantaran Minta Balikin Uang 1000 Dolar yang Diberinya Setelah Kamera Dimatikan

“Seperti yang saya sampaikan dalam surat terbuka saya sekali lagi saya tidak punya niat membohongi, menipu, atau merugikan orang lain,” ujarnya Indra di Kejari Tangsel, dikutip di YouTube Intens Investigasi, pada Sabtu(25/6/2022).

Indra Kenz Minta Maaf

Tak lupa Indra kenz meminta maaf kepada para korban agar proses hukumnya dalam sidang dapat berjalan lancar.

“Tapi terlepas apa yang sudah terjadi saya minta maaf dan prihatin kepada orang-orang yang dirugikan, semoga semua berjalan lancar,” ungkapnya.

Penyidik Bareskrim Polri melakukan pelimpahan tahap II, yakni penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan.

Kanit 5 Subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri, Kompol Karta mengatakan, pelimpahan itu setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P21.

Indra Kenz Minta Maaf

Barang Bukti

Selain Indra Kenz, penyidik juga menyerahkan sejumlah barang bukti yang sebelumnya telah disita oleh pihak kepolisian. Ada dua mobil mewah yaki Tesla warna biru dan Ferrari.

“Ada jam tangan mewah 12 unit yang harganya Rp 24 miliar Richard Mille, Rolex dan lainnya. Kemudian sertifikat tanah di Medan dan Deli Serdang, dan uang sekitar Rp 5,3 miliar yang kita transfer dari nomor rekening penampungan Bareskrim ke Kejari Tangsel,” kata Karta.

Baca: Pacar Indra Kenz, Vanessa Khong dan Ayahnya Ditersangkakan, Vanessa: Situ yang Benar!

Indra Kenz dijerat Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 27 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 3 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Selain Indra Kenz, enam orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah Brian Edgar Nababan, Wiky Mandara Nurhalim, Fakar Suhartami Pratama, Nathania Kesuma, Vanessa Khong, dan Rudiyanto Pei.

Mereka diduga melakukan perbuatan tindak pidana penipuan lewat trading opsi binari Binomo dan/atau penyebaran berita bohong melalui media elektronik dan/atau penipuan atau perbuatan curang dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Artikel SebelumnyaIni Alasan Iqlima Mau Berdamai Dengan Hotman Paris
Artikel SelanjutnyaNikita Mirzani jadi Tersangka, Pengamat Beri Pesan Menohok