Florespos.id- Sutradara, sastrawan dan juga aktor Indonesia Richard Oh telah meninggal dunia pada Kamis 7 April 2022.

Dikutip dari Liputan6.com, bahwa dari informasi yang beredar di WhatsApp, Alm. Richard Oh telah berpulang ke pangkuang Sang Khalik.

“Telah berpulang, sahabat, koko kita, Richard Oh di RS Eka Hospital BSD, Kamis, 7 April 2022 pukul 19.30,” tulis informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp tersebut.

Rencananya jenazah almarhum Richard akan disemayamkan sementara di Tangerang sebelum diterbangkan ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Jenazah akan disemayamkan malam ini di Rumah Duka Bintaro. Besok rencananya jenazah akan diterbangkan ke Banjarmasin untuk dikebumikan di sana,” lanjut informasi tersebut.

Richard adalah sutradara film perburuan, aktor film My Stupid Boss 2, dan penulis buku The Rainmaker’s Daughter, Labirin malam: sebuah novel.

Www.kapanlagi.com/Richard Oh
Www.kapanlagi.com/Richard Oh

 

Baca: Kritik Antusiasme Menyambut Justin Bieber, Ustazah Asma: Apa yang Aku Dapat?

Jejak Richard Oh

Richard Oh merupakan salah satu sutradara, aktor dan sastrawan yang telah dikenal luas di dunia perfilman Indonesia.

Dikutip dari CNN.com bahwa Richard Oh mulai menulis novel usai momen Mei 1998 dan setelah itu ia mulai merambah ke dunia penerbitan dan tercatat sebagai perintis anugerah Kusala Sastra Khatulistiwa.

Sebagai penulis, Richard Oh tercatat telah menulis buku The Rainmaker’s Daughter, Labirin malam: sebuah novel dan lain-lain.

Setelah itu ia mulai berkecimpung di dunia film dengan menjadi penulis skenario dan sutradara film Koper pada 2006.

Selanjutnya, Richard mulai menjadi aktor dengan membintangi Cinta Setaman pada 2008, ia juga terlibat dalam sejumlah film populer dengan menjadi aktor, seperti pada My Stupid Boss 2 pada 2016, Yowis Ben pada 2018, 27 Steps of May pada 2018, Yowis Ben 2 pada 2019 dan Yowis Ben 3 pada 2021.

Catatanya sebagai sutradara, telah menghasilkan satu karya yang ikonis, Melancholy is a Movement pada 2015. Film yang ia garap dan tulis tersebut menampilkan Joko Anwar, Ario Bayu, Aming, Fachri Albar, dan Renata Kusmanto.

Setelah itu, Richard Oh tercatat menggarap film Menunggu Bunda yang rilis pada 2021 lalu di KlikFilm dan terlibat dalam proyek Buya Hamka yang sedang masih dalam proses produksi.*

 

Artikel SebelumnyaKritik Konser Justin Bieber, Ustazah Asma: Apa yang Aku Dapat?
Artikel SelanjutnyaMiyabi Heran Saat Puasa Tak Boleh Minum dan Merokok, Begini Tanggapannya