Swab Antigen dan PCR Tidak Lagi Jadi Syarat Perjalanan Domestik

Florespos.id – Pelaku perjalanan domestik yang telah melakukan vaksinasi kedua dan lengkap sudah tidak perlu menunjukkan bukti tes antigen maupun PCR negatif.

Hal tersebut resmi ditetapkan pemerintah melalui dengan diterbitkannya aturan terbaru mengenai ketentuan perjalanan orang dalam negeri di tengah pandemi Covid-19.

Peraturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

BacaMawar AFI Bongkar Sikap Aneh Susi Baby Sitter ke Mantan Suami

Ketentuan Perjalanan Domestik Terbaru

Melansir informasi resmi, setiap orang yang melakukan perjalanan domestik wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, meliputi pemakaian masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer.

Selain itu, setiap pelaku perjalanan diminta mengganti masker secara berkala setiap empat jam, tidak diperkenankan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyeberangan, dan udara.

Dalam ketentuan perjalanan domestik terbaru ini, tes PCR dan antigen juga tak lagi menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi pelaku perjalanan.

Adapun ketentuan bagi pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) sebagai berikut:

a. Setiap orang yang melaksanakan perjalanan dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

b. Setiap PPDN wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri.

c. PPDN dengan moda transportasi udara, laut, darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota dari dan ke daerah di seluruh Indonesia berlaku ketentuan sebagai berikut:

1. PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua atau vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

2. PPDN yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3×24 jam atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1×24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan.

Ketentuan Perjalanan Domestik Terbaru
Ilustrasi rapid test antigen. [Medakit Ltd/Unsplash]
Baca7 Potret Angelina Sondakh, Jadi Puteri Indonesia Hingga Bebas dari Penjara

3. PPDN dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam atau rapid test antigen dengan sampel diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Selain itu, sebagai persyaratan perjalanan dan persyaratan wajib melampirkan surat 4 keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19.

4. PPDN dengan usia di bawah 6 tahun dapat melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketentuan tersebut tidak berlaku bagi perjalanan domestik rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah atau kawasan aglomerasi.*