Camat di Sumatera Dicopot Gegara Bikin CItayam Fashion Week Baru

Florespos.id – Lagi-lagi fenomena Citayam Fashion Week membawa cerita yang unik dan lucu.

Setelah menimbulakn demam fashion show di berbagai kota, hingga membuat pergelaran fashion yang baru di mana-mana, kini CFW memakan korban.

Seorang camat di wilayah Sumatra harus dicopot lantaran membuat konten Citayam Fashion Week.

BacaRidwan Kamil Siap Bedah Rumah dan Sekolahkan ‘Artis’ Citayam Fashion Week

Payakumbuh Fashion Week

Demam Citayam Fashion Week sudah merambah ke mana-mana.

Termasuk ke salah satu kota di Sumatera Utara, Payakumbuh.

Atas dasar keinginan untuk mengembangkan bakat fashion, camat yang bernama Dewi Novita ini kemudian membuat fashio week ala lokal.

Dewi Novita menamakan pergelaran fashion di kotanya itu dengan nama Bikin Payakumbuh Fashion Week.

Namun nasib sial menimpanya, tak seperti orang-orang di kota lainnya yang diapresiasi.

Payakumbuh Fashion Week
Foto: Doc/Florespos

Baca: Ridwan Kamil Siap Bedah Rumah dan Sekolahkan ‘Artis’ Citayam Fashion Week

Ia malah ditentang oleh kelompok keagamaan MUI.

Mereka melaporkan sang camat kepada pemerintahan kota, hingga mendapat dukungan Wali Kota Payakumbuh.

Smementara di satu sisi, ada Gubernur Ridwan Kamil yang pernah datang ke Jakarta untuk mendukung secara langsung pergelaran Citayam Fashion Week.

Camat Dewi Novita Dicopot dari Jabatannya

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Dewi Novita menghebohkan karena jabatannya sebagai Camat di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, dicopot usai membuat konten ala Citayam Fashion Week.

Jabatannya dicopot usai MUI Payakumbuh melayangkan protes karena kontennya dianggap melanggar norma kesopanan dan agama.

Berdasar laporan tersebut, Wali Kota Payakumbuh akhirnya mencopot jabatan Dewi Novita.

Kisahnya pun menjadi viral usai Dewi Novita membuat konten TikTok lewat akun @dewi.centong.

“Aku seorang camat di kota Payakumbuh Sumatera Barat pernah ikutan membuat video viral ala2 Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week.

Maksud hati hanya sebagai konten2 biasa aja, tanpa ada maksud melanggar norma-norma agama atau adat istiadat Minang Kabau.

Kemudian dikomenlah oleh salah satu lembaga MUI Kota Payakumbuh,” tulisnya sebagai keterangan video.

Camat Dewi Novita Dicopot dari Jabatannya
Foto: Doc/Florespos

BacaAlasan Petugas Tutup Citayam Fashion Week Secara Resmi, Karena Para ‘Bencong’?

Padahal, Dewi Novita menuturkan bahwa pakaiannya tidak melanggar norma seperti yang dikomentari MUI.

Ia menggunakan busana PNS sesuai aturan dan busana dari tenun balaibanjang yang diproduksi pengerajin Payakumbuh.

MUI Payakumbuh pun buka suara terkait Dewi Novita, mereka berujar sudah beberapa kali mengingatkan Dewi Novita terkait kontennya tersebut sebelum akhirnya dilaporkan kepada wali kota.

“Kami sudah menempuh banyak cara dan mengingatkan yang bersangkutan,” kata Sekretaris MUI Payakumbuh, Hannan Putra, dikutip dari detik.com.

Kini, setelah jabatannya sebagai camat dicopot, Dewi Novita dipindahkan menjadi Sekretaris Satpol PP Kota Payakumbuh.

Dewi Novita pun mengaku pasrah dengan keputusan tersebut karena menganggap jabatan sebagai camat adalah amanah dan tidak kekal.

Artikulli paraprakFerdy Sambo Disebut Backing-an Nikita Mirzani, Ini Tanggapannya
Artikulli tjetërAndika Kangen Band Baru Kuliah di Usia 39 Tahun, Beri ‘Kritik Tajam’