Inerie, Mama yang Cantik adalah sebuah film dokumenter-drama yang disutradarai oleh Chairun Nissa dan diproduseri oleh Lola Amaria.

Inerie, Mama yang Cantik adalah sebuah film dokumenter-drama yang disutradarai oleh Chairun Nissa dan diproduseri oleh Lola Amaria. Film ini merupakan sebuah film advokasi untuk keselamatan ibu hamil yang mengangkat kisah tentang kematian ibu dan bayi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.

Film ini dibiayai oleh AIPMNH, sebuah lembaga partnership antara Australia dan Indonesia dibidang kesehatan. Di FLORESPOS.ID, Inerie, Mama yang Cantik diposting dan disebarkan kembali sebagai sebuah upaya penyadaran akan masih tingginya angka kematian ibu dan anak di Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Flores.

NTT merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki angka kematian ibu cukup tinggi. Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan 2016 menemukan, ada 305 ibu yang meninggal per 100 ribu penduduk.

Angka itu tidak berbeda jauh dengan rilis Survei Dasar Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 tentang angka kematian ibu melahirkan di NTT, yakni sebesar 306 ibu dari 100.000 kelahiran. Padahal di tingkat nasional angkanya hanya 228 ibu dari 100.000 kelahiran.*

“Di sini, kepedulian orang terhadap orang mati, tinggi sekali. Satu orang mati hari ini, semua pekerjaan bisa stop, hanya untuk menghormati orang mati itu dikuburkan.

Ini coba dibawa pada kepedulian terhadap orang yang mau melahirkan; solidaritas sosial, tidak hanya untuk orang mati tetapi juga harus dibawa kepada orang yang mau dilahirkan.” – Yosep Usen Aman, tentang 2H2 Center.