KUPANG, FLORESPOS.ID – Adalah El Asamau, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Alor, di Nusa Tenggara Timur. Selain bekerja sebagai ASN, El adalah seorang Youtuber manula. Nama akun Youtubenya adalah El Asamau Official.

Tengah pekan lalu, tepatnya pada Kamis (9/4) malam, ia mengumumkan melalui akun Youtube-nya bahwa ia telah didiagnosa sebagai pasien pertama di NTT yang terkonfirmasi positif virus Corona (Covid-19); seolah ia memecah telur bebasnya NTT dari Covid-19.

“Saya El Asamau, saya baru divonis positif Covid-19 atau corona dan saya mau menceritakan kronologi sampai saya divonis mengidap penyakit ini,” katanya di akun Youtubenya.

Namun beberapa jam sebelum pengumuman resmi dari dirinya, pemerintah pusat sudah mengumumkan bahwa provinsi NTT sudah memiliki satu pasien positif.

Informasi tersebut belum diketahui secara publik di NTT sehingga pengumuman dari otoritas pusat sempat menimbulkan simpang siur di jagad maya warga NTT.

Setelah berinisiatif untuk mengumumkan secara pribadi, tanpa melalui otoritas resmi di Pemprov NTT, jumlah subscriber di akun Youtube El melonjak tajam.

Dari sebelumnya hanya sebanyak 167 subscriber kemudian naik drastis menjadi 6.150 subscriber pada Minggu (12/4) malam sekitar pukul 20.00 WITA.

Naiknya jumlah subscriber pada akun media sosial ASN yang bekerja pada Dinas Perhubungan Kabupaten Alor itu terjadi lantaran videonya itu dibagikan dan viral di media sosial khususnya sejumlah grup Facebook dengan nama NTT.

Pemprov NTT pun akhirnya mengkonfirmasi bahwa El adalah adalah lulusan IPDN Bandung dan meraih gelar Master di Amerika Serikat. Tahun ini, ia mendapat beasiswa LPDP untuk melanjutkan pendidikan Doktor (S3) di Negeri Paman Sam.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengatakan kepada Kompas.com Jumat (10/4) lalu bahwa El pernah dua kali bertemu dengannya, yakni 2 November 2018 dan 8 Mei 2019. Ia berharap, El segera pulih dan bisa beraktivitas seperti biasanya.

“Waktu itu dia bertemu saya sebagai Ketua Beasiswa Luar Negeri dari Dikti Ristek,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere menjelaskan, El saat ini telah menjalani perawatan medis di RSUD WZ Johannes Kupang. Ia datang atas inisiatif sendiri.

“Setelah dilakukan test swab, hasilnya positif,” terangnya di Kupang, Sabtu (11/4) malam.

Dominikus menerangkan, El mula-mula mendatangi RSUD WZ Johannes untuk memeriksa kesehatannya pada 27 Maret 2020 lalu.

Sampel darah dan cairan tenggorokan bawah pasien kemudian diambil oleh petugas kesehatan, lalu dikirim ke laboratorium Kementerian Kesehatan untuk diperiksa. Namun, hasilnya baru diperoleh pada 9 April 2020, dengan status positif Covid-19.

Hal itu pun dibenarkan El dalam pengakuannya di akun Youtubenya, bahwa hampir dua minggu ia menunggu hasil lab tersebut. Sampai ia berpikir mungkin ia tidak positif Covid-19. Namun ia tetap berdiam di rumah dan menjaga jarak dengan orang sekitar.

“Sesuai dengan tata laksana penanganan pasien Covid-19, maka kita segera melakukan tracing terhadap pasien itu di mana yang bersangkutan melakukan sosialisasi dan kontak dengan sejumlah pihak terkait. Ini sedang dilakukan oleh petugas kita,” kata Dominikus.

Ia menjelaskan, setelah menjalani pemeriksaan pertama, El nantinya akan melakukan pemeriksaan tahap kedua dengan mengambil lagi swab dan segera dikirim ke laboratorium untuk diperiksa.

Diketahui, dalam pengakuan resminya di akun Youtube, El mengatakan tidak mengalami gejala umum sebagaimana pasien Covid-19 lainnya.

Ia merasa tetap segar dan stabil, meski ia merasakan bahwa badannya sampai saat ini masih meriang, terutama sejak pertama kali meninggalkan Alor pada pertengahan bulan lalu untuk kegiatan di Jakarta.

Kita berharap, El segera sembuh dan beberapa temannya yang berinteraksi dengannya, baik di Jakarta, Surabaya, maupun Kupang segera dilakukan test swab.

Untuk informasi selengkapnya mengenai pengakuan El, dapat Anda saksikan di akun Youtube pribadinya, El Asamau Official.*