Kesebelasan Perse Ende ditetapkan sebagai juara liga 3 El Tari Memorial Cup edisi ke-28 tahun 2017. Gelar juara tersebut resmi disandang Perse Ende setelah dinyatakan menang atas PSN Ngada pada laga final yang berlangsung di Stadion Marilonga Ende, Nusa Tenggara Timur, Rabu (9/8) malam.

Final El Tari Memorial Cup 2017: Diwarnai Insiden

Pertandingan antara kedua tim yang pada awalnya berlangsung seru dengan keunggulan 1-0 untuk Perse Ende, terpaksa terhenti di menit ke-59 pasca insiden yang melibatkan pemain dan penonton. Insiden tersebut membuat para pemain PSN Ngada tidak bersedia melanjutkan pertandingan.

Pertandingan terhenti selama kurang-lebih satu jam, menunggu panitia dan perangkat pertandingan membujuk kesebelasan PSN Ngada agar tetap melanjutkan pertandingan.

Bupati Ngada, Marianus Sae pun dikabarkan turun tangan langsung, namun para pemain, pelatih dan ofisial tetap tidak bersedia melanjutkan pertandingan.

Menyikapi hal tersebut, Pengawas Pertandingan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI NTT, Bona Djenadut mengumumkan bahwa sesuai regulasi FIFA dan PSSI, jika salah satu kesebelasan meninggalkan lapangan pertandingan maka kemenangan akan diberikan kepada pihak lawan dengan skor 3-0.

“Untuk lag final kali ini karena babak pertama Perse Ende sudah unggul 1-0 atas PSN Ngada maka skor akhir pertandingan 4-0 untuk kemenangan Perse Ende dan kesebelasan PSN Ngada akan dikenai sanksi dilarang bertanding,” ujarnya seperti dikutip rri.co.id.

Boni Jenadut menambahkan, seharusnya kesebelahan PSN Ngada tidak perlu meninggalkan lapangan permainan karena waktu normal pertandingan belum selesai.

Pada akhir pertandingan, panitia El Tari Memorial Cup 2017 sekaligus mengumumkan hasil pertandingan secara keseluruhan sebagai berikut:

  • Juara 1: Perse Ende
  • Juara 2: PSN Ngada
  • Juara 3: Kota Kupang
  • Juara 4: Persab Belu
  • Pemain terbaik: Alfian Aliasa (pemain Perse Ende)
  • Top Scorer: Hery Gara (PSK Kota Kupang dengan 5 gol)
  • Tim fair play: Persemal Malaka.