FLORESPOS.ID – Pasien terinfeksi virus corona di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dirawat hingga saat ini tinggal 39 orang.

Hal itu lantaran terdapat dua pasien baru yang mengalami kesembuhan pada Senin (22/6), sebagaimana dilaporkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTT.

Kedua pasien sembuh tersebut, satunya berasal dari Kota Kupang, yang terpapar akibat transmisi lokal dan 1 pasien lainnya dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, dari klaster Magetan.

“Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat tersebut, makin menurun bila dibanding pekan kemarin yang mencapai 46 orang,” ujar Dominikus Munggu Mere, Kepala Dinas Kesehatan NTT.

Sementara itu, sesuai hasil pemeriksaan 44 sampel swab di Laboratorium Biomolekuler RSUD WZ Johannes Kupang, pada Senin kemarin, semuanya dinyatakan negatif.

Dengan demikian, dari total 111 kasus di NTT, sudah ada 71 pasien yang sembuh. Satu pasien telah dinyatakan meninggal.

Secara nasional, ada 47.896 kasus, bertambah 1.051 kasus per Selasa ini, dengan 19.241 kesembuhan dan 2.535 kematian.

Pariwisata Bangkit

Sementara itu, pariwisata di NTT mulai bergairah di tengah pandemi dengan pembangunan empat cottage atau vila di kawasan wisata di Teluk Mulut Seribu, Kabupaten Rote Ndao.

Gubernur NTT Victor Bungtilu Laiskodat bersama sejumlah Forkompimda di NTT sebelumnya meresmikan empat vila di kawasan wisata baru itu guna meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTT.

Selain pembangunan Teluk Mulut Seribu, Pemprov NTT juga mengembangkan tujuh destinasi wisata unggulan baru untuk dikunjungi wisatawan di NTT selama masa pandemi ini.

Ketujuh destinasi wisata baru itu diantaranya Pantai Liman di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, Perairan Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao, wisata alam dan budaya Fatumnasi Kabupaten TTS.

Selain itu, wisata Kampung Adat Praimadita, Kabupaten Sumba Timur, wisata pantai di Moru, Kabupaten Alor, dan wisata alam di sekitar Taman Nasional Kelimutu, Kabupaten Ende.

Meski sudah dibuka, pemerintah perlu memikirkan kembali niat dari wisatawan untuk berwisata di kawasan wisata di NTT.

Sebab saat ini masih dalam keadaan pandemi, sementara akses penerbangan udara pun belum dibuka.

Namun Pemprov NTT telah menyiapkan tiga skenario, yaitu pembukaan kawasan wisata untuk masyarakat lokal, baru kemudian wisatawan domestik dan yang terakhir seluruh wisatawan.*