Nagita Slavina Ungkap Mirisnya Pendidikan Indonesia

Florespos.id – Artis Nagita Slavina baru-baru ini mengungkapkan pendapatnya mengenai pendidikann di Indonesia.

Pengalaman mengenyam pendidikan sejak SD hingga SMA di Indonesia membuat ia sadar beberapa kekurangan dalam proses pembelajaran.

Ia mengungkap bahwa pendidikan di Indonesia itu membuat siswa didikte, disuruh mencatat dan jarang melakukan diskusi dalam kelas.

Akibat proses yang demikian, dirinya telah menjadi korban tidak sanggup berbicara di kelas saat kuliah di Australia.

BacaKini Kaya Raya, Ternyata Cita-Cita Nagita Slavina Dulu Sederhana Banget

Dirinya Jadi Gugup

Kritikan Nagita Slavina disampaikan pada sesi obrolan dengan Acha Septriasa di channel youtuba Bund Lifetainment pada Jumat (15/7/2022).

Di kesempatan tersebut, Nagita dan Acha berdiskusi banyak mengenai kehidupan rumah tangga, termasuk mengenai pendidikan anak.

Terkait pendidikan anak, Nagita pun mengungkapkan pengalamannya mengenyam pendidikan di dua negara yang berbeda antara Australia dan Indonesia.

Sebagai seorang sarjana lulusan Australia, ia menemukan adanya perbedaan proses belajar di dalam kelas.

Baginya di Indonesia proses belajar dalam kelas lebih banyak mendikte, mencatat dan jarang sekali diskusi.

“Gue melihatnya kalau di Indonesia, apalagi zaman dulu tuh, semuanya itu kita didikte, iya kan. Disuruh nyatat, dibelajarin, nanti ulangan gitu kan. Jadi kita memang gak ada kesempatan buat berdiskusi” ungkap Nagita.

Dirinya Jadi Gugup
Instagram.com/@nagitaslavina

Baca: Nyanyi dan Joget Bareng Nagita Slavina, Kaki Celine Evangelista Gemetaran

Dampak proses belajar seperti yang dialaminya, Nagita kemudian gugup saat kuliah di Australia.

Sebab di sana ia menemukan teman-teman kelasnya yang suka berdiskusi dan bertanya di dalam kelas.

“Begitu gue kuliah ke Australi itu, semua orang di sekitar gue mau tunjuk tangan. Tapi gue setiap mau tunjuk, gue takut. Karena gue gak berani ngomong. Itu jadi beban buat gue,” lanjut Nagita.

Akhirnya karena merasa dirinya tidak mampu berdiskusi, ia pun memilih jurusan kuliah acounting, biar tidak ada diskusinya.

“Itu memang salah satu kesulitan gue waktu itu, akhirnya kenapa gue pilih acounting, karena menurut gue itu gak banyak diskusi,” jelasnya.

Ia mengaku terpaksa tidak mengambil jurusan-jurusan kuliah seperti bisnis dan manajemen yang dalam proses pembelajarannya banyak diskusi.

“Jadi gue gak mau ngambil kelas-kelas yang harus gue diskusi. Kayak misalnya gue ambil manajemen atau ambil bisnis. Itu kan kelasnya itu banyak diskusi gitu loh, banyak presentasi,” ungkap Nagitha.

Istri Raffi Ahmad ini lalu menganjurkan kepada ibu-ibu di Indonesia agar melatih anak untuk berkomunikasi.

“Jadi mungkin, buat ibu-ibu sekarang mungkin itu salah satu pelajaran untuk biarin anak itu berkomunikasi. Biar lebih lepas.

Melatih berkomunikasi bagi anak harus tetap mengikuti kaidah etika komunikasi di Indonesia tentunya, jangan sampai kebebasan komunikasi anak-anak jadi kebablasan.

“Walaupun dengan norma dan etika Indonesia lah yah. Karena banyak juga gue liat sekarang, karena terlalu freedom of speech, jadinya kayak suka melawan,” lanjut ibu dua anak ini.

Artikulli paraprakKocak, Felicya Angelista dan Caesar Hito Tidak Tahu Cara Berhubungan Suami Istri Saat Malam Pertama
Artikulli tjetërMeski Diundang, Lesti Kejora Tak Hadiri Nikahan Via Vallen: Maaf ya Teh