ENDE, FLORESPOS.ID – Seorang ibu di Kota Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) dikabarkan meninggal setelah disiram air keras oleh dua pelaku tak dikenal.

Menurut sebuah sumber yang dapat dipercaya, peristiwa naas tersebut terjadi di depan Toko Mama, Jln. Aembonga 3, Kelurahan Mbongawani, Kecamatan Ende Selatan, Kab. Ende, pada Sabtu (16/5) sekitar pukul 05.30 WITA.

Kejadian penyiraman air keras terjadi ketika korban yang bernama Adi Nona (39) itu dalam perjalanan ke pasar Mbongawani untuk berjualan pada sekitar pukul 05.15 WITA.

Korban menggunakan sepeda motor Spin warna merah-hitam dengan Nomor Polisi EB 189 EA. Di tengah jalan, korban yang tinggal di Jln. Gadah Mada, RT/RW 001/001, Kelurahan Rukun Lima itu disiram dengan air keras oleh dua orang tak dikenal.

Penyiraman menyasar persis di bagian muka dan badan korban.

Kedua pelaku yang juga menggunakan sepeda motor itu kemudian berlari setelah korban berteriak meminta tolong kepada orang-orang sekitar.

Warga pun datang menolong korban dan membawa korban ke RSUD Ende dengan menggunakan angkutan umum warna hijau.

Namun identitas angkot itu belum diketahui sampai berita ini diturunkan.

Sekiranya pukul 06.00 WITA, Dokter Marianus Tanjung Fangidoe melakukan pemeriksaan terhadap korban. Kala itu, korban masih sadar dan sempat berbicara kepada dokter perihal kejadian yang menimpa dirinya.

Sesaat setelah menjelaskan kejadian itu, nyawa korban tak tertolong lagi karena air keras yang mengenai mukanya masuk ke rongga paru-paru.

Korban pun meninggal setelah mengalami sesak napas.

Dokter Marianus mengatakan bahwa korban meninggal karena air keras tersebut sudah masuk ke saluran pernapasan korban.

Pihak Kepolisian di Kota Ende saat ini telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut dan selanjutnya melakukan penyelidikan dan penyidikan mengenai kejadian tersebut.*