JAKARTA, FLORESPOS.ID – Pengusaha minyak terbesar dunia asal India Mukesh Ambani kembali menggeser posisi bos Alibaba Jack Ma sebagai orang terkaya di Asia.

Bloomberg melaporkan pada Kamis (23/4), kursi tersebut diraihnya pasca kesepakatan antara perusahaannya dengan Facebook Inc yang berujung pada peningkatan harga saham perusahaan Ambani, Reliance Industries Ltd, sebesar 10%.

Sebelumnya, tepatnya pada 8 Maret, media yang sama melaporkan bahwa pendiri Alibaba itu menggeser Ambani setelah harga minyak mentah anjlok yang membuat saham Ambani bergejolak. Saham Reliance kala itu anjlok 12%.

Kini, kekayaan Ambani kembali meningkat dari US$4,7 miliar menjadi US$ 49,2 miliar atau setara sekitar Rp769,5 triliun (kurs Rp15.569).

Lompatan kekayaan ini membuat Ambani merebut kursi tertinggi di Asia dengan kekayaan sekitar US$3,2 miliar di depan orang nomor satu China tersebut, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Facebook sebelumnya memang telah mengumumkan akan membeli sekitar 10% saham Jio Platform yang dimiliki Ambani. Nilai transaksinya mencapai US$ 5,7 miliar. Ini merupakan investasi terbesar Facebook sejak mencaplok WhatsApp pada tahun 2014 silam.

Langkah ini dilakukan Facebook untuk memperluas cakupan pasar di kawasan India, yang menjadi pasar global terbesar Facebook saat ini.

Lewat kesepakatan tersebut, Facebook dan Jio akan menjadi satu payung operasional di India.

“Inti dari kemitraan kami adalah kesamaan komitmen pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan saya untuk mendorong transformasi digital di seluruh India,” ujar Ambani dalam akun resmi Facebook Jio.

Ia menambahkan bahwa merek Facebook telah menjadi nama rumah tangga di India.

“WhatsApp khususnya, telah memasukkan kosakata harian orang-orang kami dalam semua 23 bahasa resmi India,” kata Ambani.

India menjadi pasar yang sangat seksi bagi Facebook, sebab ada sekitar 500 juta pengguna internet di negara itu.

Facebook tidak sendiri, beberapa perusahaan raksasa lain seperti Amazon, Apple Inc, Microsoft hingga Google pun juga sudah mulai berekspansi ke negara tersebut.

Khusus Facebook, di India ada sekitar 250 juta pengguna, sementara pengguna WhatsApp di India tercatat lebih dari 400 juta pengguna.

Menurut James Crabtree, penulis The Billionaire Raj, transaksi ini seharusnya membantu Jio meningkatkan jangkauannya. Tetapi transaksi juga menunjukkan sejauh mana pengaruh Ambani sendiri.

“Kesepakatan ini jelas menunjukkan bahwa jika Anda ingin bermain besar dalam teknologi India, Anda harus bermain baik dengan Mukesh Ambani,” tuturnya.

Sebelumnya, Ambani, yang memiliki kilang minyak terbesar di dunia, telah mengalami penurunan sebesar US$14 miliar pada indeks pada tahun 2020, penurunan dolar terbesar di Asia.

Sementara itu, Alibaba Group Holding Ltd. milik Jack Ma, yang yayasannya minggu ini menyumbangkan 100 juta topeng kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memerangi pandemi Covid-19, telah kehilangan hampir US$1 miliar hingga Selasa (21/4).

Menurut Bloomberg Billionaires Index, Selasa (10/3), kekayaan Jack Ma kini sekitar US$ 44,5 miliar atau setara sekira Rp637,2 triliun.*