JAKARTA, FLORESPOS.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membuka acara Pameran dan Parade Mobil Listrik di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (31/8). Proyek kendaraan listrik terebut diharapkan dapat menekan polusi udara ibukota dalam 2-3 tahun kedepan.

“Mengenai aturan saya kira Pak Menhub sudah menyiapkan, masalah polusi kita sudah tinggi sekali jadi masalah ini makin mendesak. Polusi di Jakarta itu hampir 70% itu karena energi fosil,” katanya.

Menko Luhut didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, mengunjungi tiap booth pameran kendaraan listrik.

“Ini momen yang sangat baik pagi ini kita berkumpul melihat karya-karya anak bangsa yang bisa kita kembangkan. Pemerintah berpihak kepada produk-produk dalam negeri yang kita bisa buat sendiri,” paparnya.

Menko Luhut menambahkan mengenai pembangunan kendaraan listrik, terdapat tiga poin penting yaitu pada mobil, baterai dan charging-nya.

Menurut Menko Luhut program ini harus didukung karena ini berdampak tidak baik pada kesehatan masyarakat di Jakarta dan kota-kota lain yang akan menerapkan program tersebut.

“Tidak usah bicara jauh-jauh pada anak cucu kita, dampaknya berat untuk kita saat ini, jadi saya berharap apa yang kita bisa kita tukar harmonisasi peraturan perundang-undangan sesuai dengan perintah Presiden itu supaya kita lakukan, demi suksesnya program ini,” ujarnya.

Dari sisi legal, lanjut Menko Luhut, bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan kendaraan listrik adalah dengan diterbitkannya Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Pada puncak dari rangkaian acara pameran dan parade akhir pekan itu, Menko Luhut beserta Menhub, Menperin, dan Menristekdikti menjajal motor listrik dengan konvoi mulai dari Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI).*