JAKARTA, FLORESPOS.ID – Presiden Joko Widodo pada Jumat (20/3) lalu mengatakan pemerintah akan mendatangkan dua jenis obat dari luar negeri untuk pengobatan pasien virus corona, yaitu Avigan dan Klorokuin.

Presiden “wong cilik” menyebutkan, obat itu sudah diuji coba di beberapa negara. Untuk Avigan, pemerintah saat ini sudah mendatangkan 5.000 obat dan selanjutnya akan mendatangkan 2 juta lagi.

Sementara untuk Klorokuin, pemerintah siap mendatangkan 3 juta obat. Obat-obat itu akan sampai di tangan pasien melalui dokter yang berkeliling dari rumah ke rumah, rumah sakit, serta puskesmas di kawasan terinfeksi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Juru Bicara untuk Satuan Tugas Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengimbau masyarakat untuk tidak menyimpan dan mengkonsumsi obat yang dinilai bisa menyembuhkan corona tersebut.

Yurianto menegaskan, obat untuk corona itu hanya bisa didapatkan dan dikonsumsi sesuai dengan resep dokter; tidak untuk keinginan dan kepentingan pribadi.

“Kita sudah mulai menyiapkan rumah sakit tambahan, screening test dengan rapid test, lalu obat-obatan sudah kita miliki. Tetapi obat-obatan ini atas resep dokter, tidak dibenarkan untuk kita simpan sendiri atau minum dengan konteks pencegahan,” katanya di Kantor BNPB lewat video streaming, Minggu (22/3), melansir cnnindonesia.com.

Selanjutnya, Yurianto menghimbau agar masyarakat mulai sadar untuk membatasi kontak dengan orang sekitar atau yang disebut social distancing.

“Jaga imunitas, agar tetap sehat, laksanakan aktivitas ringan di rumah karena makna WFH (Work From Home) bukan berarti tidak melakukan aktivitas,” katanya.

Laporan resmi per Minggu (22/3) menyebutkan jumlah kasus corona di Indonesia mencapai 514 kasus dengan 48 orang meninggal dan 29 lainnya sembuh.*