JAKARTA, FLORESPOS.IDJohnny Gerard Plate resmi menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika menggantikan menteri Kominfo sebelumnya, Rudiantara.

Penetapan itu bersamaan dengan pengumuman kabinet baru di tubuh pemerintahan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin periode 2019-2024, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10).

Sebelum terpilih menjadi menteri, Johnny Plate merupakan Sekretaris Jenderal Partai Nasdem di bawah pimpinan Surya Paloh.

Ia tercatat sebagai anggota DPR periode 2014-2019 dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur 1. Terakhir, Johnny menjabat sebagai anggota Komisi IX DPR.

Di Komisi XI DPR, Johnny Plate bertugas membidangi masalah keuangan, perencanaan pembangunan nasional, perbankan, dan lembaga keuangan bukan bank.

Di tubuh Patai NasDem, Johnny Plate adalah salah satu politikus yang sering muncul di layar televisi. Ia kerap mengambil sikap “tengah” dalam kebijakan-kebijakan pemerintah.

Misalnya saat Jokowi didesak mengeluarkan Peraturan Pengganti Perundang-undangan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, ia kala itu menyatakan mendukung apa pun opsi yang diambil Jokowi.

Kiprah di Dunia Bisnis

Selain sebagai politikus, Johnny Plate memiliki kiprah sebagai pucuk pimpinan di sejumlah perusahaan. Ia pernah menjadi Direktur PT Airasia Mitra Investama pada 2012.

Empat tahun sebelumnya, Johnny Plate menempati posisi sebagai CEO Group di PT Bima Palma Nugraha. Pada tahun yang sama, ia juga menjadi Direktur Utama PT Gajendra Adhi Sakti.

Putra Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini tercatat sebagai Komisaris di sejumlah perusahaan publik. Ia pernah menjadi Komisaris di PT Mandosawo Putratama, PT Aryan Indonesia, dan PT TJB Power Service.

Di dunia transportasi/penerbagangan, kiprah Johnny Plate pun melambung. Pada 2005-2007, ia menjabat sebagai Komisaris di PT Indonesia Airasia.

Kekayaan Pribadi

Melansir laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Johnny Plate memiliki harta kekayaan dengan nilai total Rp126 miliar. Data tersebut merupakan laporan periodik tahun 2018 yang dilaporkan pada 1 April 2019 saat dirinya menjabat sebagai anggota DPR.

Secara rinci Johnny Plate memiliki harta tak bergerak berupa 20 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di wilayah Jakarta, Depok (Jawa Barat), dan Manggarai (NTT). Nilai seluruhnya mencapai Rp110.620.095.886.

Sebagai pengusaha, ia tercatat memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp4.8 miliar. Angka itu merupakan akumulasi dari 8 mobil dan 1 sepeda motor.

Secara rinci adalah Mobil Nissan X-Trail Minibus Tahun 2004 Rp120 juta; Mobil BMW 120I Sedan Tahun 2006 Rp180 juta; Mobil Honda CR-V Jeep Tahun 2008 Rp160 juta; Mobil Mercedes Benz S 500 Sedan Tahun 2008 Rp1,3 miliar; Mobil Range Rover Jeep Tahun 2009 Rp950 juta; Mobil Toyota Alphard Minibus Tahun 2013 Rp425 juta; Mobil Mitsubishi Colt Truck Tahun 2013 Rp170 juta; dan Mobil Cadillac Escalade Jeep Tahun 2013 Rp170 juta.

Selain itu, Johnny Plate juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp,6 miliar dan surat berharga dengan nilai Rp4,4 miliar serta Kas dan Setara Kas Rp6 miliar. Total harta kekayaannya adalah Rp129,5 miliar.

Namun, dalam laporan terakhir, ia memiliki utang senilai Rp2,75 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai Rp126,76 miliar.*

Sumber: Tempo.co