Apa perbedaan antara wisatawan dan pelancong? Selama ini, banyak yang mencampuradukkan penggunaa kedua kata tersebut, baik dalam bahasa lisan maupun tulisan.

Hal itu mungkin karena penggunaan keduanya dalam bahasa Indonesia belum mendapat pemaknaan dengan pembeda yang jelas.

Bandingkan arti kata wisatawan dan pelacong menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI – online) berikut ini:

wisatawan/wi·sa·ta·wan/ n orang yang berwisata; pelancong; turis: 

lancong/lan·cong/, melancong /me·lan·cong / 1 v bepergian untuk bersenang-senang; bertamasya; pesiar: ~ ke luar negeri.
pelancong/pe·lan·cong/ n orang yang pergi melancong; wisatawan; turis;

Perbedaan wisatawan dan pelancong akan lebih jelas jika merujuk pada definisi wisatawan mancanegara sesuai dengan rekomendasi United Nation World Tourism Organization (UNWTO).

Menurut UNWTO, wisatawan mancanegara adalah setiap orang yang mengunjungi suatu negara di luar tempat tinggalnya, didorong oleh satu atau beberapa keperluan tanpa bermaksud memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi dan lamanya kunjungan tersebut tidak lebih dari 12 (dua belas) bulan.

Definisi ini mencakup dua kategori tamu mancanegara, yaitu:

1. Wisatawan (tourist):

adalah setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal paling sedikit dua puluh empat jam, akan tetapi tidak lebih dari dua belas (12) bulan di tempat yang dikunjungi dengan maksud kunjungan antara lain:

  1. berlibur, rekreasi dan olahraga
  2. bisnis, mengunjungi teman dan keluarga, misi, menghadiri pertemuan, konferensi, kunjungan dengan alasan kesehatan, belajar, dan keagamaan

2. Pelancong (Excursionist):

adalah setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal kurang dari dua puluh empat jam di tempat yang dikunjungi (termasuk cruise passenger yaitu setiap pengunjung yang tiba di suatu negara dengan kapal atau kereta api, dimana mereka tidak menginap di akomodasi yang tersedia di negara tersebut).