LABUAN BAJO, FLORESPOS.ID – Kabar buruk datang dari ujung Pulau Flores di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 13 orang di Kabupaten Manggarai Barat dinyatakan positif virus Corona (Covid-19) setelah melakukan rapid test.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mabar mengatakan pada Rabu (15/4) sore bahwa pemeriksaan menggunakan rapid test dilakukan sejak awal pekan ini.

Pemeriksaan dikhususkan bagi 22 warga Mabar yang pada bulan lalu mengikuti kegiatan Itjima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.

“Ada 22 orang yang diambil rapid test terhadap jemaah yang kemarin sempat ikut kegiatan di Gowa dan menurut hasilnya dari 22 orang itu ada 13 yang positif,” ujar Ismail Surdi, Plh. Sekda Mabar di Labuan Bajo, melansir Vox NTT.

Ismail menegaskan, masyarakat tidak perlu panik karena ini baru merupakan langkah awal. Selanjutnya, belasan pasien tersebut akan menjalani swab test untuk memastikan dugaan terinfeksi Covid-19 apakah tetap positif atau negatif.

Selain itu, kesembilan orang lain yang berstatus aman pun juga juga tetap akan melakukan rapid test tahap kedua untuk memastikan status mereka aman dari Covid-19.

Ia menerangkan, para pasien tersebut saat ini sudah berada di rumah karantina yang telah disiapkan Pemda Mabar. Sementara sisanya akan dilakukan karantina mandiri.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Mabar Paskalina Kusumawati menuturkan, pada awalnya ke-22 orang jemaah yang baru pulang dari Gowa itu dikategorikan sebagai Pelaku Perjalanan (PP).

“Namun karena satu orang dari mereka mengalami gejala batuk dan demam maka tim medis melakukan pemeriksaan dan ditetapkan sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan dilakukan karantina,” terangnya.*