Gerakan Sejuta Cangkir Kopi Flores resmi tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai pemecah rekor minum kopi serentak dengan peserta terbanyak.

Kegiatan yang menjadi bagian dari event Tour de Flores (TdF) 2017 itu melibatkan 1.890.000 peserta yang meminum kopi Flores secara serentak pada pukul 14.00 – 16.00 WITA, Rabu (19/7) kemarin.

“Hari ini tercatat 1.072.174 peminum kopi. Jumlah ini melebihi usulan yang diusulkan ke MURI (sebanyak sejuta orang). Namun, data ini adalah data dari daerah di Flores. Grand totalnya hari ini adalah 1.890.000. Dengan ini saya mewakili MURI, kami akan mencatatkan ini sebagai rekor dunia,” kata Wakil Direktur MURI, Osmar Semesta Susilo seperti dikutip beritasatu.com.

Osmar berharap agar pemecahan rekor tersebut semakin mengangkat nama kopi Flores, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah dunia internasional.

“Flores dikenal dengan kopi robusta dan arabica. MURI berharap dengan rekor ini, kopi Flores bisa berjaya dan mengharumkan nama bangsa Indonesia di dunia internasional,” ujarnya.

Penganugerahan piagam MURI untuk pemecah rekor minum kopi serentak dengan peserta terbanyak tersebut diterima langsung oleh Chairman TdF Primus Dorimulu, Gubernur NTT Frans Lebu Raya dan Komunitas Kopi Flores yang diwakili Irjan Bu’u.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengungkapkan, rekor tersebut merupakan kebanggaan bagi orang Flores dan NTT.

“Kalau hari ini ada 1 juta kopi yang diminum, maka ini sebuah prestasi luar biasa. Itu menunjukkan masyarakat Flores mau promosikan kopi Flores ke seluruh dunia,” tuturnya.

Lebu Raya pun berharap agar tidak ada lagi perbedaan penyebutan nama-nama kopi di Flores.

“Sekarang, sebut saja kopi Flores mulai timur sampai barat. Apakah tumbuh di Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai atau di Ngada atau di Adonara, kita sebut kopi Flores,” ungkapnya.*