Pulau Flores akan menjadi pusat penerapan Energi Baru Terbarukan (EBT) berbentuk panas bumi (geothermal). Hal itu disampaikan Dirjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Rida Mulyana usai pembukaan Indonesia International Geothermal Convention and Exhibition (IIGCE 2017) ke-5 di Jakarta, Rabu (2/8).

“Kita bercita-cita menjadikan Flores sebagai pulau percontohan yang keseluruhan energinya suatu saat nanti itu datang dari energi yang terbarukan.”

“Dalam hal ini adalah geotermal dan pulau itu punya potensi yang sangat besarkan, 800 MW dibandingkan dengan permintaannya di sana. Akan menjadikan Flores sebagai percontohan penggunaan energi bersih khususnya geotermal,” ungkap Rida seperti dikutip BeritaSatu.

Meski tidak menyebutkan rinci kapan hal tersebut akan dilaksanakan, Rida mengungkapkan, sejauh ini pencanangannya telah dilakukan. Salah satu proyek panas bumi yang mulai dikembangkan pemerintah, lanjutnya, adalah proyek Wai Sano, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto juga menambahkan, pengembangan pemanfaatan panas bumi tidak hanya akan sebatas menjadi sumber energi tetapi juga akan dikembangkan dari sisi pariwisata semisal geopark atau wisata pemandian air panas.

“Selain menggunakannya untuk sumber energi listrik, kita juga ingin menampilkan geopark yang ada dengan hasil sampingan dari geothermal di Flores itu. UU nya, PP nya ini sudah ada, itu nanti juga harus dikembangkan untuk memberikan kesejahteraan pada masyarakat di sekitarnya,” terang Agus.

IIGCE merupakan acara yang diselenggarakan Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) di akarta Convention Center dan akan berlangsung sejak tanggal 2 hingga 4 Agustus 2017.

Pembukaan acara yang mengusung tema “Moving forward under Current Challenges, Obstacles and Oppurtunities toward Achieving Geothermal Development 2025 Target” ini juga dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan penyerahan Surat Keputusan Menteri ESDM tentang Penetapan Pulau Flores sebagai Pulau Panas Bumi serta tiga izin panas bumi (IPB) kepada Gubernur NTT, Frans Lebu Raya.