Selundupkan gading gajah, seorang TKI berinisial PL asal Nusa Tenggara Timur ditangkap aparat di Nunukan, Kalimantan Timur. Menurut penyelidikan polisi, pria berusia 50 tahun itu berusaha menyelundupkan gading untuk keperluan mas kawin.

Berdasarkan laporan kepolisian Nomor LP/138/VII/2017/Kaltim/Res Nunukan tertanggal 24 Juli 2017, penemuan gading gajah tersebut terdeteksi “X-Ray” di Kantor Bea Cukai dan Karantina Pelabuhan Internasional Tunon Nunukan, Kalimatan Timur.

Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi menyatakan, sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap TKI yang menyelundupkan gading gajah tersebut. Pelaku berinisial PL (50) dan barang bukti saat ini diamankan di Mapolres Nunukan untuk memudahkan proses hukum selanjutnya.

Menurut pengakuan pelaku, gading gajah itu dibeli dari seseorang di Kota Kinabalu Negeri Sabah, Malaysia seharga 1.500 ringgit Malaysia atau setara Rp4,5 juta.

“Gading gajah ini untuk keperluan acara adat di kampung di NTT,” ungkapnya seperti dilansir Antara, Sabtu (29/7).

Memasukkan gading gajah yang dilarang di Indonesia dari Malaysia secara sengaja tanpa dilengkapi dokumen termasuk dalam tindak pidana. Namun, PL nekat melakukannya dengan cara menyelundupkan gading gajah seberat 2,7 kilogram tersebut ke dalam bungkusan karung pupuk.

Pasalnya, di sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur, gading gajah memiliki nilai adat yang tinggi. Akibatnya harga gading sangat mahal, bahkan bisa mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah per batangnya.