SURABAYA, FLORESPOS.ID – Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan telanjang viral di media sosial baru-baru ini.

Dalam video berdurasi 44 detik yang diunggah oleh akun Twitter @filipus_nove pada 9 Juni 2020 itu disebutkan bahwa perempuan telanjang itu adalah seorang dokter gigi.

Perempuan itu berdiri di atas bangku di depan sebuah tembok bangunan di pinggir jalan. Sejumlah orang kemudian datang mendekat dan mencoba berbincang dengan perempuan itu.

Salah seorang warga yang mendatangi tempat itu dalam video tersebut membenarkan bahwa perempuan itu berprofesi dokter dan tinggal di Gang 2, di dekat situ.

Pengunggah video itu menulis sebuah kepsion berbunyi: “Ini dokter gigi di srby….suaminya sama anak nya mati kena covid…. ini istrinya stres sampe telanjang dijalan.”

Setelah ditelusuri, lokasi dalam video tersebut ternyata berada di sebuah trotoar di Jalan Kenjeran, Surabaya.

Beberapa warga yang berjualan di sekitar lokasi tersebut membenarkan bahwa kejadian itu terjadi pada 1 Juni lalu.

Mereka juga mengatakan bahwa perempuan yang telanjang itu sungguh seorang dokter. Ia tinggal di Lebak.

Sewaktu kejadian, salah satu pedagang, Siti, menceritakan bahwa perempuan itu sempat mengamuk dan memukul pedagang di pinggir jalan. Namun akhirnya, keluarganya membawa pulang dan mengganti rugi ke pedagang yang terluka.

Diduga karena Depresi

Ketua RT setempat Darojat tidak terlalu mengetahui mengenai spesialisasi dokter tersebut. Sehari-hari ia melakukan praktik di rumah sendiri, di depan gang yang berwarna biru.

Darojat membantah bahwa perempuan itu telanjang karena stres dengan kematian suami dan anaknya karena Covid-19 sebagaimana ditulis dalam video yang viral tersebut.

Ia mengatakan bahwa perempuan tersebut bertindak seperti itu karena memang depresi. Sebab anak dan suaminya masih baik.

Dokter tersebut sebelumnya juga pernah mengalami depresi serupa, tapi belum sampai ke tahap membuka pakaian dan telanjang.

“Dulu pernah saat kelahiran anaknya yang ke berapa gitu, beliau depresi. Tapi gak seperti yang viral gitu. Ini saja sudah lama bertahun-tahun gak depresi, itu menurut keterangan pembantunya saat saya tanya,” tutur kepada Detik.com.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jatim belum memastikan perempuan tersebut merupakan seorang dokter.

Sebab mereka belum mengetahui siapa sebenarnya perempuan tersebut dan saat ini masih dalam penyelidikan.

Di lain pihak, polisi pun bergerak cepat untuk menyelidiki siapa orang pertama yang mengunggah video ke media sosial.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kasat AKBP Sudamiran mengatakan pihaknya telah menerjunkan Subnit Cyber Resmob Polrestabes Surabaya untuk melakukan penyelidikan.

“Soal nanti itu apakah masuk pornografi atau tidak, nanti kami akan melibatkan ahli apa bisa dikatakan pornografi. Bisa ahli agama, bisa ahli IT,” katanya, Kamis (18/6).

Sumber: Detik