Deddy Corbuzier: Kalau Ini Benar, Anda Bangsat!

Florespos.id – Podcast Deddy Corbuzier baru-baru ini mengundang dua orang korban pelecehan di sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) pada Rabu (6/7/2022).

Pada kesempatan itu, kedua korban menceritakan secara detail kronologi dilecehkan oleh pelaku yang berinisial EJ.

Mendengar pengakuan korban, Deddy Corbuzier terlihat berkali-kali menahan emosi terhadap kebejatan pelaku.

Deddy bahkan membuat judul podcastnya kali itu dengan menyebut sang pelaku bangsat.

Baca: Raffi Ahmad “Ditampar” Keras, Mesra Berlebihan Sama Yuni Shara

Deddy Corbuzier Marah Besar

Di awal-awal podcast, Deddy meminta kedua korban untuk menceritakan pengalaman pelecehan yang dialami masing-masing.

Keduanya pun menceritakan bagaimana pelaku memulai aksi bejatnya, dari mencium kening, bibir, hingga melakukan hubungan badan.

Kejadian tersebut terjadi pada 13 tahun yang lalu ketika korban masih duduk di bangku SMA.

“Ini kejadian 13 tahun yang lalu. Dan itu terjadi di dalam lingkungan sekolah,” ungkap Deddy Corbuzier.

Deddy yang mendengar langsung cerita para korban terlihat syok dan berkali-kali obrolan mereka harus jeda.

Ia menyebut pelaku yang merupakan salah satu orang berpengaruh di sekolah SPI tersebut sangat bajingan.

“Bajingan aja tu orang,” lanjut Deddy kecewa.

Ia mengaku apa yang dilakukan pelaku begitu memalukan, sebab dirinya juga punya anak angkat.

“Saya juga punya anak angkat masalahnya. Dan orang-orang tolol kek gitu-gitu yang bikin rusak,” aku Deddy kesal.

Saking terlalu kesal, Deddy mengaku jika apa yang dilakukan oleh pelaku tak lebih seperti hewan.

“Kalau gini ceritanya, udah kayak. Yah sorry to say yah, kayak hewan pak,” ungkap Deddy kesal.

Deddy Corbuzier Marah Besar
Youtube.com/Deddycorbuzier

Baca: Cinta Laura Tampil “Open” Meski Sudah Jadi Komisaris, Warganet: Dunia Mau Kiamat

Setelah ditelisik melalui beberapa pemberitaan media, ternyata kedua bintang tamu Deddy Corbuzier itu merupakan mantan siswa SMA di Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI).

Sekolah ini terletak di Kota Batu, Jawa Timur dan didirikan untuk anak yatim piatu dan bagi mereka yang tidak mampu.

Kedua korban mengaku secara terang-terangan mengalami pelecehan berkali-kali oleh salah satu petinggi di sekolah dimaksud.

Adapun pelaku pelecehan yang diceritakan korban adalah Juliantol Eka Putra, yang kini tengah menjadi terdakwa.

Artikel SebelumnyaRaffi Ahmad “Ditampar” Keras, Mesra Berlebihan Sama Yuni Shara
Artikel SelanjutnyaGandeng Aril Noah ke Singapura, BCL: Kitanya Happy, Orang-Orang Juga Senang