Sebelumnya, ada beberapa pesan yang masuk ke inbox fanpage FLORESPOS.ID yang mempertanyakan, apakah www.florespos.id adalah perwakilan dari Koran Harian Umum Flores Pos. Jawabannya tidak. Website dan perwakilannya di social media BUKAN perwakilan dari Koran Harian Umum Flores Pos.

Kemiripan (kesamaan) nama yang dimiliki keduanya, tidak terlepas dari latar cerita yang pernah ditulis sebelumnya dalam artikel berjudul: Cerita di Balik Lahirnya FLORESPOS.ID. Dalam konteks ini, penghargaan yang setinggi-tingginya patut diberikan kepada Koran Flores Pos yang telah memiliki nama besar dan membesarkan nama Flores, baik di tingkat nasional maupun internasional.

FLORESPOS.ID bahkan tak sampai seujungkuku-pun dari nama besar dan kehormatan yang dimiliki Koran Flores Pos. Tanpa bermaksud untuk menyinggung atau berlaku kelewat kurang ajar, kalau boleh jujur, ada setitik harapan bahwa suatu saat nanti FLORESPOS.ID dengan segala keterbatasannya sudi diakui sebagai “anak angkat” oleh Koran Flores Pos.

Setiap orang Flores pasti tahu, sejarah pers Nusa Tenggara Timur, khususnya Flores, tidak pernah bisa dilepaskan dari peranan majalah Dian dan Flores Pos sebagai peletak dasar dan ‘Guru Besar’ bagi segenap media massa di Flores (baik cetak maupun online).

Tentang seperti apa ringkas lika-liku sejarah media massa di Nusa Tenggara Timur, khususnya Flores, dapat dibaca dalam sejumlah tulisan yang bisa dikses online.

  1. Tulisan Agustinus Sape berjudul “Pers NTT, perjalanan mati-hidup”. Bisa diakses melalui link berikut: http://agusape.blogspot.co.id/2007/10/pers-ntt-perjalanan-mati-hidup.html
  2. Tulisan Dion DB Putra berjudul “Sejarah Pers di Nusa Tenggara Timur”. Bisa diakses melalui alamat: http://www.dionbata.com/2015/01/sejarah-pers-di-nusa-tenggara-timur.html
  3. Tulisan Mayelus Dori Bastian berjudul “Studi Kasus Manajemen Redaksional Dan Eksistensi Surat Kabar Lokal Harian Umum Flores Pos Tahun 2013”. Untuk mengakses tulisan tersebut, silahkan Download di sini.

Ya, di hadapan sejarah panjang Koran Flores Pos, FLORESPOS.ID bukanlah apa-apa. Hanya anak kecil kemarin sore yang berusaha sebisa mungkin, dengan segala keterbatasan yang ada, untuk turut menyumbangkan sesuatu demi kemajuan Flores.

Semoga pada saatnya, jika sang Pemberi Kehidupan mengijinkan, ada kesempatan bagi FLORESPOS.ID untuk berkunjung ke rumah Koran Flores Pos di Ende dan meminta restu. Sebuah permintaan seorang anak akan restu dari ayah yang telah menanamkan benih membaca dan menulis ke dalam diri, agar mantap melangkah ke depan.

Sebuah permintaan akan restu dari ibu yang telah melahirkan rumah-rumah tulisan baru di jagad Flores, termasuk FLORESPOS.ID, agar tetap kukuh membawa spirit yang telah dibekalkan sejak lahir dan besar di Flores.

Dan pada akhirnya, sebuah permintaan dari seorang adik kepada kakak-kakaknya, yang telah menjadi teladan hidup sekaligus pahlawan nyata, membangun Flores dari kekuatan rangkaian kata dan foto yang bercerita.

Semoga.