Baim Wong Polisikan Tukang Parkir

Florespos.id – Baru-baru ini Baim Wong membuat konten prank tukang parkir di channel youtubenya pada Selasa (5/7/2022).

Prank dilakukan dengan menyeret seorang tukang parkir ke kantor polisi karena tidak tahu nama wakil gubernur Surabaya.

Adapun target prank kali ini ialah seorang tukang parkir yang tengah menjalankan tugasnya di pos penjagaan.

Lokasi tempat prank diketahui di Polsek Waru Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Baca: Ridwan Kamil dan Atalia: Eril Suka Foto-Foto dan Wangian Sebelum Meninggal

Polisikan Tukang Parkir di Surabaya

Pada aksinya, Baim Wong bermula menyambangi pos jaga sang tukang parkir yang tengah menjalankan tugasnya.

Sang tukang parkir ditanyai mengenai karcis, dan Baim Wong mengaku jika ia kehilangan karcis parkir.

“Saya karcisnya hilang. Gak apa-apa? Saya hilang gimana. Dendanya ada atau gak?,” tanya Baim Wong.

Belum sempat mendapatkan jawaban mengenai masalah karcis hilang, Baim Wong langsung dengan pertanyaan seputar dirinya.

“Tahu saya atau gak? Saya anaknya gubernur. Masa gak tahu?,” tanya Baim Wong.

Selain tanya tentang dirinya, Baim Wong juga menanyakan nama gubernur dan wakil gubernur Surabaya.

“Gubernur kita siapa? Saya anak keduanya. Wakil gubernurnya siapa?,” lanjut Baim.

Hasilnya Malah Dilapor ke Polisi
Instagram.com/@Baimwong

Baca: Gandeng Aril Noah ke Singapura, BCL: Kitanya Happy, Orang-Orang Juga Senang

Karena sang tukang parkir tak bisa menjawab nama wakil gubernur dengan benar, dirinya kemudian langsung dipolisikan oleh Baim Wong.

“Harus ditangkap. Harus dipolisi dulu bentar,” tegas Baim Wong mengancam.

Baim mengaku jika ada pasal-pasal yang mengatur agar setiap orang harus tahu silsila keluarga gubernur dan wakil gubernur.

“Pasal-pasalnya, harus tahu silsila keluarga gubernur ama wakil gubernur,” jelas Baim Wong.

Sang tukang parkir akhirnya dibawa ke kantor Polsek Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Di Polsek, Baim Wong mengajak beberapa polisi yang bertugas untuk memproses sang tukang parkir secara hukum agar bisa dipenjara.

Para polisi yang bertugas tampak setuju saja untuk bekerja sama dengan Baim.

Mereka kemudian menginterogasi sang tukang parkir di ruang Reskrim Polsek Waru.

Hingga akhirnya sang tukang  parkir mendapatkan hadiah sejumlah urang dari Baim Wong sendiri.