JAKARTA, FLORESPOS.ID–  Seorang pria yang belum diketahui identitasnya, menyerang seorang anggota kepolisian di Polsek Wonokromo Surabaya, Sabtu (17/8) sekitar pukul 16.45 WIB. Penyerangan tersebut bertepatan dengan perayaan kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus.

AKBP Sudamiran Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya mengatakan, pria tersebut mendatangi petugas SPKT Polsek Wonokromo seperti hendak melapor, tetapi belum jelas tentang apa.

“Saat mau dilayani, orang itu langsung menyerang anggota. Pelaku langsung dilumpuhkan oleh anggota piket Reskrim,” ujarnya Sabtu (17/8) malam.

Dilaporakan, seorang anggota Polisi tersebut terluka di bagian kepala dan tangan dan langsung dibawa ke rumah sakit. Sementara pelaku telah ditangkap dan sedang diinterogasi.

Indikasi Gerakan Radikal

Diketahui pria ini diduga terindikasi gerakan radikal ISIS dengan inisial IM, tetapi kepolisian pun masih akan mendalami lagi identitasnya.

Dari informasi yang dihimpun, IM merupakan Imam Musthofa, yang lahir di Sumenep, 15 Juli 1988. Saat ini, Imam diketahui tinggal di sebuah rumah kost di Jalan Sidosermo Surabaya.

Di kosnya, Imam tinggal bersama seorang istri dan dua anak. Sehari-hari, Imam bekerja sebagai penjual jajanan sempol, sementara istrinya berjualan makaroni.

Sumber: Headline News