Home Wisata 8 Destinasi Wisata NTT Masuk Nominasi API 2020

8 Destinasi Wisata NTT Masuk Nominasi API 2020

FLORESPOS.ID —  Masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) boleh berbangga karena delapan destinasi wisata unggulan di wilayah NTT masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2020.

Ke-8 nominator dapat dipilih dengan cara voting melalui SMS ke nomor 99386 selama periode 1 Agustus-31 Desember 2020.

Malam Puncak API 2020 dan penutup ajang Apresiasi Pariwisata Terpopuler Indonesia akan digelar pada Februari 2021.

Kepala Dinas Pariwisata NTT Wayan Darmawa dalam keterangan persnya, pada Selasa (4/8) sore menyebutkan, ke-8 destinasi wisata tersebut ada yang merupakan destinasi wisata baru di NTT.

Adapun ke-8 destinasi yang dimaksud yaitu, Daging Se’i (kategori makanan tradisional terpopuler), sentra tenun ikat Ina Ndao (kategori destinasi belanja terpopuler), Pulau Meko di Kabupaten Flores Timur (kategori wisata air), dan puncak Fulan Fehan di Kabupaten Belu (kategori dataran tinggi terpopuler).

BacaDukung 8 Icon Wisata NTT yang Masuk Nominasi API 2020

Selain itu, ada Liang Bua di Kabupaten Manggarai (kategori situs sejarah terpopuler), Kampung Adat Namata di Kabupaten Sabu Raijua (kategori kampung adat terpopuler), Pulau Semau di Kabupaten Kupang (kategori destinasi wisata baru) dan Mulut Seribu di Kabupaten Rote Ndao (surga tersembunyi terpopuler).

“Kami ajak seluruh masyarakat Nusa Tenggara Timur maupun warga Indonesia pada umumnya untuk mendukung destinasi wisata NTT tersebut, dengan memberikan voting pada API 2020,” ujar Wayan.

Ajang Promosi Wisata

Wayan mengatakan, masuknya delapan destinasi wisata baru NTT dalam ajang API merupakan motivasi sekaligus promosi agar pariwisata NTT dapat lebih maju dan mendunia.

Selain itu, menambah semangat berbagai pihak untuk menata destinasi wisata atau melestarikan warisan yang dimiliki untuk percepatan pembangunan daerah.

“Kita berharap banyak ikon kita yang meraih juara dalam API 2020 ini sehingga daerah kita semakin menarik untuk dikunjungi wisatawan dari berbagai wilayah atau negara lain,” katanya.

API sendiri merupakan rangkaian kegiatan sebagai upaya membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap pariwisata Indonesia.

Di samping itu, API juga bertujuan untuk mendorong peran serta berbagai pihak, baik masyarakat, pihak industri/swasta maupun pemerintah dalam mengembangkan pariwisata.

API diselenggarakan sejak 2016 dan menjadi ajang rutin Apresiasi Pariwisata bergengsi dan terbesar di Indonesia.*

Previous articleDikabarkan Bertengkar, Maudy Ayunda: Semuanya Baik-Baik Saja
Next articleTNI-Polri Gelar Simulasi Pengamanan KTT G-20 di Labuan Bajo