MAUMERE, FLORESPOS.ID – Sebanyak 12 kabupaten di Provinsi NTT hingga 18 Mei 2020 masih berada dalam zona hijau, menurut laporan resmi Gugus Tugas Provinsi NTT.

Kedua belas kabupaten tersebut, yakni Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Sabu Raijua, Alor, Sumba Tengah Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Manggarai Timur, Ngada dan Lembata.

Sementara data kasus positif di Provinsi NTT per 18 Mei tercatat sebanyak 71 kasus dengan 6 orang dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dunia dan 64 orang dirawat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab yang dilakukan di laboratorium biomolekuler RSUD Prof WZ Yohanes Kupang pada Senin (18/5) penambahan pasien positif Covid-19 berasal dari Kabupaten Ende sebanyak 3 orang. Ketiganya berasal dari klaster Gowa.

Saat jumpa pers di Media Center Kantor Gubernur NTT, Sekretaris I Gugus Tugas Covid 19 Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere mengatakan, 3 pasien itu akan dirawat di RSUD Ende.

Ia menambahkan, berdasarkan pelacakan tim gugus tugas, ketiga pasien merupakan anggota keluarga atau satu kerabat sehingga lebih mudah dilakukan tracing.

Saat ini Kabupaten Sikka masih menempati urutan teratas kasus positif di NTT, yakni berjumlah 26 kasus. Kemudian disusul Kota Kupang sebanyak 15 kasus, Manggarai Barat 7 kasus, Sumba Timur 7 kasus, Ende 4 kasus, Rote Ndao dan TTS masing-masing 2 kasus, sertaFlores Timur, Nagekeo dan Manggarai masing-masing 1 kasus.

Dalam keterangan pers Senin (18/5) malam, Jubir Covid-19 NTT Marius Ardu Jelamu menerangkan bahwa saat ini di NTT masih banyak Orang Tanpa Gejala (OTG).

Menurut Marius, pihaknya telah mendata ada 617 orang. Jumlah terbanyak OTG terdapat di kabupaten Sikka dan Manggarai Barat.

Ia menandaskan tentang adanya hubungan simetris antara OTG dan pasien positif Covid-19 sehingga masyarakat harus mematuhi protokoler.

Selain itu, masyarakat pun diharapkan tetap tenang dan berdoa bagi para medis yang bekerja keras dalam menangani Covid-19 di NTT.

Sementara itu, di Pulau Sumba terdapat 59 sampel swab dari empat kabupaten yang siap dikirim ke laboratorium biomolekuler RSUD WZ Yohanes Kupang.

Pemprov NTT akan menyiapkan angkutan khusus yaitu helikopter untuk mengangkut sampel swab dari wilayah Sumba tersebut.*

Penulis: Dan Dede